"sabar,optimis dan berusaha"

hargailah orang lain terlebih dahulu jika dirimu ingin dihargai orang lain

Mencintai baru di cintai Juni 14, 2009

Filed under: asmara — mestygun @ 6:23 am

     

kecintaan

kecintaan

  meraih hati objek dakwah<mad’u> memang tidak mudah,namun kalau kita bisa lakukan,ajakan pada kebaikan lebih. mudah untuk di serukan.

          Satu diantara berbagai tuntutan dakwah yang perlu diperhatikan seorang da’i adalahbagaimana ia bisa tampil sebagai orang yang di cintai dia akan menjadi orang yang di rindukandan di dengar.dengan begitu di harapkansegala nilai-nilai islam yang di ajarkanakan di laksakan dan di taati.

             Rosulullah saw .merupakan pribadi yang begitu di cintai ,simpatik dan mempesona manusia.karena itulah orang-orang yang di dakwahinya tidak punya alasan untuk mencela pribadi rosulullah saw. bahkan,mereka yang menolak dakwahnya sekalipun mengakui   bahwa rosulullah saw,orang yang layak di cintai karena sifatnya yang amanah,kejujuran pribadinya,dan budi pekertinya begitu baik.

             maka sebagai da’i dan daiyah itu pula yang harus kita upayakan:berupaya dengan sungguh-sungguh untuk mendapat tempat untuk orang orang yang akan di ajak ke jalan islam.

    berangkat dari sini,bagaimana kiat selanjutnya dalam meraih cinta manusia?

1. cintailah karena allah.

 landasan interaksi seorang da’i dengan mad’unya hanyalah landasan cinta karena alloh swt.Anas bin malik mengatakan,”aku sedang duduk-duduk di sisi rosulullah saw.tiba-tiba seorang laki-laki lewat.seseorang yang duduk bersama rosulullah saw.mengatakan,ya rosulullah saw.aku mencintai orang itu ‘rosulullah saw mengatakan,sudahkah kamu menyatakan kepadanya?.orang itu menjawab,”belum”kata rosulullah saw.”bangunlah dan nyatakan kepadanya.” maka orang itu bangkit menuju kearahnya seraya mengatakan ‘Uhibbuka fillah<aku mencintai karena allah>,orang itu menjawab” ‘Ahabbakal-ladzi ahbatini lah<semoga mencintaimu pula<allah> yang karenanya kamu mencintaiku.”<HR ahmad>

2.Berlapang dadalah

    dengan lapang adada dan menyuburkan sifat pemaaf akan membuat hati menjadi lembut.”Islam menjadikan pemaaf dan berlapang dada  sebagai salah satu jalan pembinaan. sifat itu dapat membersihkan hati dari dengki dan kecenderungan-kecendurungan lainnya.Dengan demikian meningkatkan keyakinan seseorang muslim dan semakin sempurnalah keimanan.”kata musthafa abdul wahid dalam syahshiyyatul muslim kama yushawwiruhal quran. dan allah swt berfirman :

“mereka harus memaafkan dan berlapang dada.tidaklah kamu ingin bahwa kamu ingin bahwa allah mengampunimu?dan allah maha pengampun lagi maha penyayang.”<an-nur :22>

3.perbanyak silahturohim.

     allah berfirman.”dan orang-orang yang menyambungkan apa-apa yang yang allah perintahkan untuk di sambungkan,merasa takut kepada rabb mereka dan merasa takut akan buruknya penghitungan.”<ar-ra’d:21>

       rosulullah bersabda:”tidak akan masuk surga orang yang memutuskan hubungan ,yakni memutuskan hubungan rahim<kekeluargaan>.”bahkan rosulullah saw memerintahkan kita untuk menjalin hubungan dengan orang yang memutuskan dengan kita.

      selain pahalanya besar,silahturohim juga mendatangkan banyak manfaatbagi seorang da’i misalnya memehami kondisi mad’u sehingga sang da’i dapat memberikan empati yang hal itu kadang dapat meringankan beban penderitaannya.apalagi bila diiringi langkah konrit bagi penyelesaian masalah mad/unya.

4.Berempati

   empati adalah sikap dimana kita berusaha merasa-rasakan apa yang di rasakanoleh orang lain .tentang perlunya empati ini dalam dakwah di isyaratkan secara umum oleh rosulullah saw.dalam sabdanya “Perumpamaan mukmin itu bagaikan satu tubuh,jika satu anggota merasakan sakit maka seluruh anggota tubuh merasakan demam dan tidak dapat tidur.”

   bayangkan saja bila suatu ketika anda mengeluhkan rasa sakit pada seseorang lalu ia menjawab:”saya kemarin juga sakit selama satu minggu,tapi nggak bilang-bilang.”akankah anda suka pada orang itu?

5.Jauhi kesombongan

     seseorang yang mengajak orang yang menuju kebaikan boleh saja menempilkan hal-halbaik yang pernah dilakukan,sebagai upaya tahadduts binni’mah<menceritakan kenikmatan>.akan tetapi ia harus berupaya untuk menjauhi riya dan kesombonga.Qatadah mengatakan,:siapa yang di beri harta atau ketampanan<kecantikan>atau pakaian,atau ilmu kemudian tidak bersikap tawadhu’maka semua itu akan menjadi kebinasaan bagi dirinya pada hari kiamat.”

6.hati-hati dalam berjanji

     Melanggar janji akan membuat allah marah dan menyebabkan manusia kecewa serta kehilangan kepercayaan.Oleh karena itu dari pada kita termasuk orang yang melanggare janji,maka membuat janji secara cermat dan akurat adalah pilihan yang tepat.dari pada mengumbar janji ,lebih produktif menampilkan bukti-bukti.jangan sampai kita terjebak untuk menyaingi atau mengimbangi janji-janji para penyeru kebusukan dengan janji busuk serupa.

   tentu saja banyak hal lagi hal hal yang membuat seoarang da’i mendapat tempat di hati para mad’u<orang yang kita seru>namun,jika yang minimal ini dapat di laksanakan,insya allah kita akan menjadi kontri butor penting untuk dakwah dan kemajuan umatislam.allahu a’lam

 

 

2 Responses to “Mencintai baru di cintai”

  1. Abdul Cholik Says:

    -Memang lebih utama mencintai karena Allah,pasti berada dijalan yang lurus dan bernilai ibadah.
    -salam kenal

  2. mestygun Says:

    terima kasih pak cholik atas kunjunganya
    and tausiyah nya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s